Nurani ini mengemis padanya
Meminta agar tetap tinggal
Tapi raga ini tak berlaku apapun,
Mulut ini sempurna bisu
Tak membantu hati yang menginginkan.
Desember, aku mohon jangan bawa dia
Jangan bawa dia karena aku membutuhkannya
Sedari jumpa kala itu
Aku membutuhkan dia karena aku haus akan lengkung senyumannya
Juga karena aku haus berteduh di bola mata indahnya itu
Aku tau di dalam bola mata itu masih ada aku
Apalah daya apalah aku.
Aku hanya pemujamu dalam diamku
Peneman rahasia di kehidupan adalah aku
Hati berkatalah jujur!
Jangan biarkan ego yang mendominasi!
Cinta kita terlalu indah. Jangan berakhir masih bisa untuk berubah.
Aku disini menunggu dengan hati yang utuh untukmu, sampai kapan Tuhan akan mengembalikanmu
Aku mungkin tidak bisa bercerita tentang kenangan tapi tulisanku mungkin bisa.
Kamis, 28 April 2016
Minggu, 17 April 2016
Di senja yang berakhir
Hembus nafasku pergi bersama angin yang tak menentu
Jiwaku,tubuhku masih di sini
Semua cintaku telah pergi dan mati
Di senja ini aku menyendiri lagi di tempat yang aku senangi
bercanda bersama burung dan bermain bersama ilalang
Aku bosan melihat keramaian kota yang tak penting
Dalam sendiri ku damai di tambah cahaya matahari yang menemani
biarkan aku pergi setelah senja berakhir.
Biarkan aku pergi membawa hati yang utuh sampai kamu kembali entah kapan.
Sabtu, 16 April 2016
Sampai kapan aku menunggu? Sampai Tuhan bilang berhenti, Aku terlalu mengasihimu anakKu
Hallo rindu.
Aku masih disini menggenggam hati yang sama untuk orang yang sama.
Aku masih disini dengan rasa yang sama kepada orang yang sama.
Aku masih disini dengan sejuta harapan dan tetap dibarengi dengan doa.
Aku percaya bahwa semua yang ada di bawah langit ini terjadi tidak kebetulan, semua ada yang mengaturnya. Iya, Tuhan yang mengaturnya.
Ia mengizinkan masalah datang kepadaku karena Ia tau aku bisa melewati semuanya.
Ia mengizinkan semua ini terjadi karena Ia tau aku kuat lebih dari yang orang lain tau.
Aku wanita yang perasa.
Aku wanita yang memiliki hati.
Dan hatiku perlu dihargai.
Aku menggoreskan luka dan aku harus bertanggung jawab untuk itu.
Mereka berkata kepadaku begini "ada aku dan mereka yang lain yang jauh mengasihimu, yang jauh mencintaimu tapi kenapa kamu harus menangisi dia dan terus mengharapkan dia?"
Karena cinta ini buta.
Karena cinta ini selalu gila.
Karena cinta aku berani berkata aku memilih bersabar sampai Tuhan bilang cukup sudah sabarmu.
Aku masih bertahan pada sesuatu yang tidak pasti karena aku tau di lubuk hatimu paling dalam ada cinta yang masih terpendam. Masih ada aku di hatimu.
Ini karena kita egois. Karena kita tidak mau jujur dengan hati kita masing-masing.
Kamu terlalu gengsi dan aku terlalu berharap.
Sampai kapan kamu membiarkan aku dengan cinta yang tak pasti ini?
Sampai kapan?
Aku orang yang sangat mencintaimu.
Aku orang yang selalu ada untukmu.
Pundakku selalu bisa menjadi tempatmu bersandar dan menangis.
Tuhan, aku mencintai dia.
Tuhan, jika dia adalah takdirku maka aku akan dipertemukan kembali dengannya dengan cara Tuhan yang sangat indah.
Tuhan, aku membutuhkan dia bukan aku menginginkan dia.
Kuatkan aku jika memang benar cintanya adalah milikku.
Untukmu yang aku kecewakan, aku mencintaimu.
Aku meminta maaf setulus hatiku.
Cobalah kita masing-masing jujur dari hati. Karena aku dan kamu sama-sama egois.
Aku masih disini menggenggam hati yang sama untuk orang yang sama.
Aku masih disini dengan rasa yang sama kepada orang yang sama.
Aku masih disini dengan sejuta harapan dan tetap dibarengi dengan doa.
Aku percaya bahwa semua yang ada di bawah langit ini terjadi tidak kebetulan, semua ada yang mengaturnya. Iya, Tuhan yang mengaturnya.
Ia mengizinkan masalah datang kepadaku karena Ia tau aku bisa melewati semuanya.
Ia mengizinkan semua ini terjadi karena Ia tau aku kuat lebih dari yang orang lain tau.
Aku wanita yang perasa.
Aku wanita yang memiliki hati.
Dan hatiku perlu dihargai.
Aku menggoreskan luka dan aku harus bertanggung jawab untuk itu.
Mereka berkata kepadaku begini "ada aku dan mereka yang lain yang jauh mengasihimu, yang jauh mencintaimu tapi kenapa kamu harus menangisi dia dan terus mengharapkan dia?"
Karena cinta ini buta.
Karena cinta ini selalu gila.
Karena cinta aku berani berkata aku memilih bersabar sampai Tuhan bilang cukup sudah sabarmu.
Aku masih bertahan pada sesuatu yang tidak pasti karena aku tau di lubuk hatimu paling dalam ada cinta yang masih terpendam. Masih ada aku di hatimu.
Ini karena kita egois. Karena kita tidak mau jujur dengan hati kita masing-masing.
Kamu terlalu gengsi dan aku terlalu berharap.
Sampai kapan kamu membiarkan aku dengan cinta yang tak pasti ini?
Sampai kapan?
Aku orang yang sangat mencintaimu.
Aku orang yang selalu ada untukmu.
Pundakku selalu bisa menjadi tempatmu bersandar dan menangis.
Tuhan, aku mencintai dia.
Tuhan, jika dia adalah takdirku maka aku akan dipertemukan kembali dengannya dengan cara Tuhan yang sangat indah.
Tuhan, aku membutuhkan dia bukan aku menginginkan dia.
Kuatkan aku jika memang benar cintanya adalah milikku.
Untukmu yang aku kecewakan, aku mencintaimu.
Aku meminta maaf setulus hatiku.
Cobalah kita masing-masing jujur dari hati. Karena aku dan kamu sama-sama egois.
Jumat, 15 April 2016
Aku tau apa yang aku perjuangkan dan aku tau Tuhanku takan lepas tangan
Aku wanita yang mencintai seorang lelaki layaknya yang lain. Mencintai tanpa alasan dengan apa adanya, dengan ketulusan aku mencintai dan dengan sepenuh hati aku karena aku tau cinta ini tak bersyarat. Tak perlu syarat untuk mencintaimu.
Aku memilih bertahan disaat hati begitu remuk karenamu. Aku memilih jatuh cinta berulang kali dengan cara yang berbeda untuk orang yang sama. Aku memilih berbesar hati memaafkanmu, karena cintaku lebih besar daripada marahku.
Aku manusia dan aku melakukan salah, sama sepertimu. Sama seperti yang lainnya.
Fatal? Iya.
Menyesal? Tentu.
Aku tau perjuanganku untukmu Tuhan hitung dan Tuhan akan gantikan pada waktunya. Aku tau di dalam hati kecilmu masih ada aku, aku tau itu.
Sekarang mungkin kita perlu berdamai dengan kenyataan, bahwa kita perlu memberi waktu untuk kembali menyayangi hati kita masing-masing. Kita perlu waktu untuk diri kita sendiri.
Aku percaya kamu akan kembali sesuai dengan waktu Tuhan. Karena waktuNya bukan waktu aku atau kamu.
Aku mengamini semua candaan bodoh kita dalam hati tentang masa depan yang indah, karena aku nyaman dan aku mengamini jika kamu adalah akhirku.
Kamu terlalu berarti.
Aku bukan menginginkanmu tapi aku membutuhkanmu. Membutuhkanmu menemaniku menikmati setiap senja di balkon rumah sambil ngeteh dan bercerita tenang hari.
Aku tau untuk sebuah ketulusan cinta ada harga yang harus di bayar.
Aku tau untuk sebuah kebahagiaan itu tidak akan lepas dari masalah.
Pergilah. Tenangkan hatimu, aku pun begitu.
Kembalilah jika Tuhan menyuruhmu kembali, karena kamu tau dimana aku berada dan kamu akan temukan aku berdiri disini tidak berjalan mundur, aku berdiri disini dengan cinta yang utuh untukmu.
Aku mendoakanmu selalu.
Aku mencintaimu selalu.
Aku memilih bertahan disaat hati begitu remuk karenamu. Aku memilih jatuh cinta berulang kali dengan cara yang berbeda untuk orang yang sama. Aku memilih berbesar hati memaafkanmu, karena cintaku lebih besar daripada marahku.
Aku manusia dan aku melakukan salah, sama sepertimu. Sama seperti yang lainnya.
Fatal? Iya.
Menyesal? Tentu.
Aku tau perjuanganku untukmu Tuhan hitung dan Tuhan akan gantikan pada waktunya. Aku tau di dalam hati kecilmu masih ada aku, aku tau itu.
Sekarang mungkin kita perlu berdamai dengan kenyataan, bahwa kita perlu memberi waktu untuk kembali menyayangi hati kita masing-masing. Kita perlu waktu untuk diri kita sendiri.
Aku percaya kamu akan kembali sesuai dengan waktu Tuhan. Karena waktuNya bukan waktu aku atau kamu.
Aku mengamini semua candaan bodoh kita dalam hati tentang masa depan yang indah, karena aku nyaman dan aku mengamini jika kamu adalah akhirku.
Kamu terlalu berarti.
Aku bukan menginginkanmu tapi aku membutuhkanmu. Membutuhkanmu menemaniku menikmati setiap senja di balkon rumah sambil ngeteh dan bercerita tenang hari.
Aku tau untuk sebuah ketulusan cinta ada harga yang harus di bayar.
Aku tau untuk sebuah kebahagiaan itu tidak akan lepas dari masalah.
Pergilah. Tenangkan hatimu, aku pun begitu.
Kembalilah jika Tuhan menyuruhmu kembali, karena kamu tau dimana aku berada dan kamu akan temukan aku berdiri disini tidak berjalan mundur, aku berdiri disini dengan cinta yang utuh untukmu.
Aku mendoakanmu selalu.
Aku mencintaimu selalu.
Langganan:
Postingan (Atom)